Skip to content

Annabelle Comes Home (2019) – movie review

Setelah ditunggu-tunggu lama, akhirnya ini film tayang juga.

Latar Belakang “Annabelle”

Cerita sedikit tentang boneka Annabelle ini ya, yang wujud aslinya sebenarnya dari kain dan bentuknya lebih sederhana tetapi besarnya kurang lebih hampir sama dengan yang ada di film dan walaupun bentuknya lebih sederhana tapi menurut gw sih lebih nyeremin. Nah cerita aslinya sih boneka ini dibeli seorang ibu di toko barang antik Raggedy Ann Doll pada tahun 1970 sebagai hadiah ulang tahun untuk anaknya, Donna. Donna tinggal di sebuah apartemen kecil bersama dengan temannya Angie, dan menaruh boneka Annabelle ini di tempat tidurnya sebagai dekorasi. Setelah beberapa hari Donna dan Angie baru mulai merasakan adanya keanehan pada boneka ini, si boneka sering berpindah tempat dengan sendirinya dan dengan posisi yang berbeda. Suatu kali boneka Annabelle ini pernah ditinggalkan di sofa di ruang tengah dan ketika Donna pulang, boneka ini ada di tempat tidur di dalam kamarnya dengan pintu tertutup. Karena semakin lama keanehan tersebut semakin menakutkan Donna maka ia memanggil medium. Dari medium tersebut Donna dikenalkan dengan roh dari Annabelle Higgins, seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang tinggal di property tersebut sebelum ada apartemen dan dikatakan bahwa rohnya merasa nyaman dengan Donna dan Angie dan ingin tinggal bersama mereka. Donna merasa kasihan mendengar cerita Annabelle dan mengijinkannya untuk mendiami si boneka.

Donna dan Angie memiliki seorang teman bernama Lou, yang sudah bersama mereka sejak boneka Annabelle tiba. Lou tidak menyukai boneka itu dan selalu memperingatkan Donna untuk membuangnya karena boneka itu jahat. Lou pernah terbangun dari tidurnya melihat ke sekeliling kamarnya dan tiba2 melihat boneka Annabelle ada di kakinya dan perlahan bergerak ke atas badan Lou dan tiba2 mencekik Lou yang merasa sadar tetapi tidak bisa bergerak, sampai akhirnya dia pingsan. Lou terbangun keesokan harinya, yakin bahwa itu bukan mimpi dan bertekad untuk mengusir roh jahat tersebut. Ketika pada akhirnya Donna percaya bahwa boneka tersebut bukan ditinggali oleh roh anak perempuan tetapi demon, ia menghubungi seorang pendeta, Father Hegan. Pendeta ini merasa hal ini perlu otoritas yang lebih tinggi di gereja sehingga ia menghubungi Father Cooke yang kemudian memanggil Ed dan Lorraine Warren.

Ed dan Lorraine Warren langsung tertarik dan mendatangi Donna, mereka mengambil kesimpulan bahwa boneka tersebut bukan dirasuki tetapi dikuasai dan dimanipulasi oleh demon. Dijelaskan lebih lanjut oleh mereka bahwa roh tidak mendiami objek mati, mereka merasuki manusia sebaliknya demon bisa mendiami objek mati. Tapi demon ini tidak mendiami boneka tersebut selamanya melainkan mencari manusia untuk dirasuki. Dari hasil investigasi Ed dan Lorraine Warren, mereka merasa perlu dilakukan exorcism dan membersihkan apartement tersebut dengan melakukan episcopal blessing. Dan setelah itu supaya lebih aman, Ed dan Lorraine Warren membawa boneka tersebut.

Sepanjang perjalanan pulang, mobil Ed dan Lorraine seperti tidak terkendali sampai akhirnya remnya pun tidak berfungsi dan berulangkali nyaris mengalami tabrakan. Akhirnya Ed mengambil air suci dan membuat lambang salib pada boneka itu dengan air suci. Sesampainya di rumah Ed menaruh boneka Annabelle di kursi dan kemudian sempat melayang beberapa kali sampai akhirnya jatuh dan terdiam. Beberapa minggu berikutnya boneka tersebut mulai muncul di setiap kamar dalam rumahnya, sekalipun boneka ini dikunci dalam sebuah ruangan ketika Ed dan Lorraine kembali ke rumah, mereka menemukan boneka tersebut duduk di kursi, di luar kamar yang terkunci tersebut.

Kejadian lainnya yaitu ketika seorang Pendeta, Father Jason Bradford, datang ke rumah Ed dan Lorraine dan melihat boneka Annabelle duduk di kursi, dia mengambil boneka tersebut dan mengatakan “kamu hanya sebuah boneka bekas, kamu tidak bisa menyakiti siapapun” sambil melempar kembali boneka tersebut ke kursi. Dan Ed kemudian mengatakan bahwa si pendeta seharusnya tidak mengatakan hal seperti itu. Sebelum pendeta itu pulang Lorraine mengingatkan untuk berhati-hati dalam perjalanan pulang karena ia melihat akan ada tragedi yang akan menimpa pendeta tersebut. Beberapa jam kemudian Father Jason menelepon Lorraine dan menjelaskan bahwa dalam perjalanan pulang rem mobilnya tiba-tiba tidak berfungsi dan ia mengalami kecelakaan yang nyaris berakibat fatal dan menghancurkan mobilnya.

Ed dan Lorraine membuat kotak khusus untuk Annabelle didalam Museum Occult. Sejak di dalam kotak tersebut Annabelle tidak lagi terlihat bergerak tapi diduga bahwa boneka Annabelle menyebabkan kematian seorang laki-laki muda yang datang ke museum dengan menaiki motor bersama dengan pacarnya. Laki-laki tersebut setelah mendengar penjelasan Ed tentang boneka Annabelle kemudian memukul kotak dan memaksa jika boneka itu bisa melukai orang maka ia pun ingin dilukai. Ed segera menyuruh laki-laki muda tersebut untuk pergi meninggalkan museum. Di perjalanan pulang laki-laki dan pacarnya tersebut mentertawakan dan mengejek boneka Annabelle sampai ia kehilangan kendali atas motornya dan menabrak pohon. Laki-laki tersebut meninggal ditempat sementara pacarnya selamat tetapi harus dirawar dirumah sakit selama setahun lebih. Ed mengingatkan untuk jangan menantang iblis, bahwa tidak ada satu manusiapun yang lebih kuat dari iblis.

Review

Jadi film Annabelle Comes Home ini sepertinya juga didasari oleh real life eventsnya Ed dan Lorraine Warren. Awal cerita dimana Ed dan Lorraine membawa pulang boneka Annabelle memang persis dengan kejadian sebenarnya, sayangnya bagian awal film tidak menunjukkan bagaimana mencekamnya perjalanan pulang dengan Annabelle sampai Ed harus memberkatinya dengan air suci, hanya memperlihatkan bagaimana boneka tersebut menarik roh roh disekitarnya. Yaa mungkin bagian ini untuk menyambungkan dengan cerita intinya ya tapi sangat sayang karena hampir sejam pertama dari film ini terlihat sangat sangat biasa dan monoton (padahal dah siap2 tutup mata ^^), dan baru sepertiga akhir dari ceritanya mulai terlihat intense. Hal lainnya yang disayangkan adalah kurangnya peran Ed dan Lorraine, padahal kedua tokoh ini yang menarik sih. Saya sendiri terkesan dengan film Conjuring dan salah satu faktornya adalah dari pasangan suami istri tersebut.

Di bagian awal cerita diperlihatkan bahwa Judy Warren juga memiliki kelebihan yang sama dengan yang dimiliki ibunya Lorraine. Cerita mulai berkembang ketika Daniela Rios memaksa Mary Ellen yang bekerja sebagai baby sitter dari Judy Warren. Setelah mengetahui apa pekerjaan dari Ed dan Lorraine, Daniela merasa bahwa di rumah tersebut akan ada sesuatu yang bisa membantunya untuk bertemu lagi dengan almarhum ayahnya, yang meninggal karena kecelakaan dengan mobil yang dikendarai oleh Daniela sendiri. Perasaan bersalah mungkin yang membuat Daniela dengan ceroboh dan tanpa pikir panjang membuka lemari kaca penyimpanan boneka Annabelle. Penampakan demi penampakan mulai bermunculan setelah lemari kaca tersebut terbuka, mulai dari sosok anak perempuan, anjing hitam, sampai wanita berbaju pengantin. Agak penasaran deh sama isi museum Warren yang lainnya, mungkin bisa diangkat jadi film juga ya, kayak si mesin tik atau tv jadulnya, jadi pengen tau sejarah masing2 benda yang ada disitu. Anyway akhirnya Judy, Mary Ellen dan Daniela bisa memasukkan kembali boneka Annabelle ke kotaknya, dan sebenernya kalau dipikir-pikir luar biasa ya 3 anak bisa mengalahkan roh-roh jahat tanpa bantuan expertnya hehehe…but this is movie guys, just enjoy the movie!

“Do not challenge evil, that no man is more powerful than Satan”

– Ed Warren –

Sutradara : Gary Dauberman Penulis Skenario : Gary Dauberman, James Wan Pemeran Utama : Vera Farmiga, Patrick Wilson, Mckenna Grace, Madison Iseman, Katie Sarife, Samara Lee

Rate : ★ ★ ★ ☆ ☆

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: