Skip to content

Asih (2018) – throwback movie review

Rating: 2 out of 5.

Film “Asih” membawa kita mundur ke tahun 1980-an, 37 tahun sebelum “Danur”. Diceritakan sepasang suami istri, Andi dan Puspita, yang menanti kelahiran anak pertama mereka. Semua berjalan biasa2 hingga sebulan sebelum tanggal kelahiran, Puspita dan ibunda dari Andi yang tinggal bersama mereka, mulai mengalami kejadian aneh.

Karena seringnya Puspita dan ibu mengalami kejadian aneh dan menyeramkan, Puspita menceritakan hal tersebut pada Andi. Awalnya Andi tidak mempercayai hal tersebut tetapi ketika kemudian ia mengalami hal itu sendiri dan bayi mereka tiba2 menghilang, ia pun langsung meminta bantuan.

Andi mengundang Mbah Marwan atas saran dari bidan Sekar, yang membantu kelahiran anak mereka. Mbah Marwan pun menceritakan sumber dari kejadian2 aneh yang mereka alami.

Review

Saya termasuk jarang menonton film Indonesia, karena hampir 90% menggunakan teknik dan jalan cerita yang serupa, sederhana, tidak ada perbedaan dan perkembangan yang signifikan kecuali kualitas gambar yang lebih bagus. Dan saya sepertinya benar untuk tidak menonton film ini ketika tayang perdana di penghujung 2018.

Film Asih inipun seperti kebanyakan film horror Indonesia, mengandalkan efek jumpscare yg bikin jantungan. Satu jam pertama film lebih terfokus pada teror yang dialami Puspita, Andi dan ibunya, baru setengah jam terakhir latar belakang Asih muncul.

Saya tidak merasakan simpati dengan cerita Asih padahal latar belakang ceritanya menyedihkan dan saya rasa lebih tragis dari yang digambarkan di filmnya. Koneksi antara Asih dan Puspita sebagai sesama ibu pun tidak ada sehingga terkesan Asih muncul dan menteror secara tiba2.

Sosok Mbah Marwan pun kurang berkesan dan secara visual entah apa alasan penampilannya yang seakan tidak dibuat dengan serius.

Walaupun saya belum membaca novel Asih ini, tetapi saya cukup yakin novelnya sangat bagus. Saya sudah membaca beberapa karya Risa Saraswati lainnya dan film Danur pun bisa dibilang jauh lebih apik daripada film Asih ini.

Sutradara : Awi Suryadi Penulis Skenario : Lele Laila, Adam Ripp, Paul Todisco, Risa Saraswati (novel) Pemeran Utama : Shareefa Daanish, Citra Kirana, Darius Sinathrya, Alex Abbad, Marini, Djenar Maesa Ayu,

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: