Skip to content

Movie Review +

Review Film : Black Phone 2 (2025) – Saat Mimpi Buruk Tak Pernah Benar-Benar Mati

Mimpi buruk tidak pernah berakhir, mungkin ini kalimat yang pas untuk menggambarkan film Black Phone 2. Sekuel ini seakan datang bukan hanya untuk melanjutkan cerita, tapi juga untuk membuka luka lama yang belum sempat sembuh. Beberapa tahun setelah Finney Blake… Read More »Review Film : Black Phone 2 (2025) – Saat Mimpi Buruk Tak Pernah Benar-Benar Mati

The Hand that Rocks the Cradle (2025) – movie review

Ada kalanya teror paling mematikan bukan datang dari luar, tapi dari seseorang yang kita undang sendiri ke dalam rumah. Itulah inti yang digali Michelle Garza Cervera dalam The Hand That Rocks the Cradle (2025) — sebuah re-interpretasi yang mengupas ulang… Read More »The Hand that Rocks the Cradle (2025) – movie review

Abadi Nan Jaya (2025) – movie review | Netflix

Sejak series Teluh Darah yang sangat saya favoritkan, saya selalu menunggu karya terbaru dari Kimo Stamboel. Dan film Abadi Nan Jaya ini menjadi film yang saya tunggu-tunggu karena selain horror, Kimo Stamboel kali ini mengambil tema zombie. Setelah series Zona… Read More »Abadi Nan Jaya (2025) – movie review | Netflix

Review Film : The Mannequin (2025)

Disutradarai oleh John Berardo, The Mannequin bukan sekadar kisah tentang manekin yang menyeramkan. Ia adalah potret gelap tentang trauma, obsesi, dan bagaimana masa lalu yang terkubur bisa menemukan cara paling ganjil untuk bangkit kembali. Liana Rojas (Isabella Gómez), seorang asisten… Read More »Review Film : The Mannequin (2025)

The Astronaut (2025) – movie review

Bayangkan ketika kamu kembali dari luar angkasa, membawa tubuh yang lelah, napas yang berat, dan pikiran yang penuh kenangan akan kehampaan. Tapi entah kenapa, kamu tidak kembali sendirian. Ada sesuatu yang ikut bersamamu, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.… Read More »The Astronaut (2025) – movie review

Vicious (2025) – movie review

Dari The Strangers sampai The Dark and the Wicked, Bryan Bertino selalu membangun ketakutan yang terasa… dekat. Akrab. Seolah sesuatu sedang memperhatikan dari balik bahumu. Vicious ini mungkin adalah bentuk teror Bertino yang paling pribadi. Bukan cuma soal hantu atau… Read More »Vicious (2025) – movie review

Traumatika (2024) – movie review

Disutradarai Pierre Tsigaridis, film ini membawa penonton masuk ke kisah kelam penuh teka-teki yang melibatkan kerasukan, artefak misterius, dan iblis yang punya tujuan lebih besar dari sekadar menebar teror. Cerita dimulai ketika Sheriff Miller (AJ Bowen) menerima panggilan darurat dari… Read More »Traumatika (2024) – movie review

The Woman in Cabin 10 (2025) – movie review

Diadaptasi dari novel penulis horor-thriller Ruth Ware, The Woman in Cabin 10 menempatkan Keira Knightley sebagai Lo, seorang jurnalis ambisius yang tidak mudah menyerah dalam memburu cerita. Namun setelah salah satu narasumber penting dalam artikelnya ditemukan tewas tenggelam, Lo dibayangi… Read More »The Woman in Cabin 10 (2025) – movie review

Shell (2024) – movie review

Dalam film ini, Max Minghella mengambil tema body horror yang dibalut kritik terhadap budaya kecantikan dan tekanan usia dalam industri hiburan. Sebuah tema yang langsung mengingatkan saya dengan film The Substance. Tetapi Shell bukan sekadar film horor tentang perubahan fisik… Read More »Shell (2024) – movie review

Review Film : Good Boy (2025) – Ketika Horror Terlahir dari Kesetiaan Seekor Anjing

Pada umumnya film dengan minim karakter atau minim lokasi, harus pintar bermain dengan visual. Apalagi bila pemeran utamanya merupakan seekor anjing. Tentu suasana horror yang dibangun harus sangat terasa. Ben Leonberg memilih cerita yang unik, menghadirkan horror lewat sudut pandang… Read More »Review Film : Good Boy (2025) – Ketika Horror Terlahir dari Kesetiaan Seekor Anjing

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this:
Verified by MonsterInsights