Skip to content

Devil in Ohio (2022) – Netflix series review

Rating: 3 out of 5.

Series ini diangkat dari sebuah novel karangan Daria Polatin dan terinspirasi dari sebuah kisah nyata. Devil in Ohio menceritakan tentang sebuah kultus di Amon County, Ohio. Seorang gadis ditemukan di daerah tersebut dengan sebuah luka besar di bagian punggungnya berupa gambar pentagram tetapi terbalik. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dibawah perawatan Dr Suzanne Mathis.

Di episode kedua, Suzanne yang pernah mengalami kekerasan dari ayah tirinya, merasa simpati pada Mae dan memutuskan untuk menampung Mae di rumahnya untuk sementara waktu sampai rumah sakit menemukan rumah asuh yang bersedia menerimanya. Namun sejak kedatangan Mae, Suzanne menjadi tidak fokus pada pekerjaan dan juga keluarganya. Ia bersama dengan detektif Alex menyelidiki tentang keluarga Mae dan apa yang sebenarnya terjadi di Amontown.

Saya langsung mengenali Suzanne dalam series ini. Ya, Emily Deschanel adalah pemeran Temperance Brennan dalam salah satu series favorit saya “Bones”. I’m happy that she’s back. Dalam series ini ia memerankan karakter yang berbeda, ia berperan sebagai seorang psikiater sekaligus sebagai ibu dari tiga putri. Meskipun dengan karakter yang berbeda tetapi vibenya masih terasa dari karakternya di Bones dan saya tetap menyukainya. Suzanne memiliki masa kecil yang sulit dan masih membuatnya trauma, hal ini yang kemudian memicunya untuk membantu Mae.

Dari segi cerita menurut saya misterinya menarik walaupun tetap terlihat celah di beberapa bagian. Bila dikategorikan horror mungkin tidak banyak nuansa horror akan dijumpai dalam series ini, sepertinya series ini justru lebih dominan dengan drama, misteri dan thrillernya. Mengenai kultusnya sendiri tidak terlalu banyak diungkap hanya beberapa simbol dan sedikit ritual yang muncul.

Karakter Mae Dodd dari awal sudah terlihat misterius walaupun diawal ia tidak melakukan hal-hal yang melukai siapapun, hanya sebatas drama seorang gadis remaja yang berusaha keras agar tetap berada dekat dengan Suzanne. Meskipun begitu ekspresi Mae Dodd selalu terlihat scary seakan ingin melakukan sesuatu yang berbahaya. Di satu adegan ketika ia sedang memegang tangan Dani yang sedang melakukan peregangan, saya bisa merasakan ketegangan dan kekhawatiran yang dirasakan Dani ketika genggaman tangan Mae mulai mengencang.

Saya menyukai akting Madelaine Arthur dalam series ini, ia mampu memerankan gadis manis yang memancing simpati tetapi di sisi lain ia juga mampu meyakinkan saya bahwa ia memiliki niat tersembunyi dibalik kepolosannya. Saya merasa vibenya benar-benar cocok dengan salah satu adegan dimana ia berdandan untuk Halloween menjadi Carrie. Sam Jaeger dan Xaria Datson juga menjadi lawan main yang menarik walaupun bagian mereka lebih dominan di drama.

Walaupun misterinya cenderung tidak terlalu horror, banyak cerita yang rasanya hanya dipermukaan saja, dan endingnya terasa aneh hingga membuat dahi saya berkerut mencoba memahami apa yang terjadi, tetapi saya tetap menyukai series ini. Devil in Ohio mulai tayang di Netflix tanggal 2 September 2022.

Sutradara : John Fawcett, Brad Anderson, Leslie Hope, Steven A Adelson Kreator : Daria Polatin (based on novel by), Aaron Carter, Lorelei Ignas Pemeran : Emily Deschanel, Madelaine Arthur, Sam Jaeger, Gerardo Celasco, Xaria Dotson, Alisha Newton, Naomi Tan, Jason Sakaki, Evan Ellison

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: