Skip to content

Dreamkatcher (2020) – movie review

Rating: 2 out of 5.

Semua mungkin mempertanyakan hal yang sama ketika melihat judulnya, kenapa menggunakan “k” dan bukan “c”. Dan film ini pun memberi penjelasan di pembukaan mengenai perbedaan kata tersebut.

dreamcatcher : sebuah lingkaran kecil berisi jala bulu kuda, atau konstruksi tali atau benang yang serupa, didekorasi dengan bulu dan manik-manik, dipercaya memberikan mimpi indah bagi pemiliknya.

dreamkatcher : sebuah lingkaran kayu tak teratur yang dilingkari asimetris dengan tali yang menghitam, dihiasi bulu-bulu dan manik-manik, diyakini menyimpan kejahatan. Asal usulnya kuno dan tidak diketahui.

Diawali dengan terbunuhnya seorang wanita yang ternyata adalah ibu dari Josh, oleh seorang anak yang kemudian diketahui merupakan cucu dari Ruth. Ruth memberikan kado sebuah dreamcatcher kepada cucunya, Noah. Tetapi yang tidak ia ketahui ternyata benda itu bukanlah sebuah dreamcatcher tetapi dreamkatcher, benda yang hampir serupa tetapi berlawanan fungsi. Dreamkatcher ini justru menyimpan roh jahat yang bisa mempengaruhi anak2 berubah menjadi sangat jahat. Setelah kematian ibunya, ayah dari Josh, Luke, menjalin hubungan dengan seorang psikolog anak bernama Gail. Mereka bertiga mengunjungi dan menempati kembali rumah yang menjadi lokasi terbunuhnya Becky. Josh yang merasa tidak suka dengan Gail, dan kedekatannya dengan ayahnya, selalu menunjukkan kekesalannya. Ketika Luke mendapat panggilan kerja dan harus kembali ke kota, meninggalkan Gail dan Josh berdua, kejadian2 buruk pun tak terhindarkan.

Saya berharap ada sesuatu yang lebih dalam film ini, tetapi hingga film berakhir dengan open ending, tidak ada sesuatu yang menarik. Bahkan kehadiran Lin Shaye, the scream queen, tidak mampu membantu membuat film ini menjadi lebih baik. Saya suka dengan konsep perbedaan tipis antara dreamcatcher dan dreamkatcher, tetapi cerita tidak terlalu berkembang dari konsep ini. Bahkan efek merinding ketika seorang anak memegang pisau dibalik badan pun tidak ada, efek jumpscare pun nyaris tidak berpengaruh. Dan terlalu sering kejadian dengan kulkas, ketika pintu kulkas ditutup dan ada seseorang dibaliknya, i think it’s a super old trick that didn’t work anymore. Inti film ini hanya adanya roh jahat di dalam dreamkatcher yang kemudian mempengaruhi anak2 untuk membunuh orang2 dewasa, that’s it, tidak ada lika-liku, tidak ada keruwetan, sederhana tetapi justru sangat terlalu sederhana. Keluguan Josh pun tidak membawa efek merinding padahal kesempatan emas ketika Josh dengan wajah lugunya tetapi mampu berekspresi jahat. Perubahan antara Josh sebelum dan sesudah dipengaruhi roh jahat itu tidak terlalu terlihat, bahkan hampir tidak berbeda sama sekali. Radha Mitchell yang sudah tidak asing dalam genre horror bahkan beberapa diantaranya pun cukup bagus, seperti Silent Hill. Mungkin film ini akan cocok bila ditonton untuk penggemar horror pemula but not for me.

Sutradara : Kerry Harris Penulis Skenario : Kerry Harris, Dan V. Shea Pemeran Utama : Radha Mitchell, Lin Shaye, Henry Thomas, Jules Wilcox, Finlay Wojtak-Hissong

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: