Skip to content

Rating: 5 out of 5.

Dari judulnya dan juga poster filmnya sama sekali tidak mudah untuk melihat tentang apa series ini sebenarnya hingga awalnya saya ragu untuk menontonnya tetapi setelah menonton enam episode awalnya fix saya tidak bisa berhenti.

Series ini menceritakan tentang obat yang membuat orang2 berubah dan menyerang orang lain, gejala awalnya adalah rasa haus yang sangat ekstrem lalu ketika matanya mulai memutih orang tersebut akan mulai menyerang dan menggigit orang disekitarnya. Obat yang disebarkan di pusat kebugaran apartemen ini disebarkan dengan modus untuk meningkatkan konsentrasi dan menurunkan berat badan.

Yah lagi-lagi series Korea yang harus saya acungkan jempol meskipun bukan melulu mengenai action tetapi justru proporsi yang pas dari action, drama, comedy, mystery dan thriller. Di enam episode awal menurut saya lebih banyak proporsi drama tetapi series ini memang berusaha untuk membangun dasar cerita dan latar belakang yang kokoh sebelum menjadi lebih brutal seperti halnya film2 zombies yang sering saya tonton. Dan saya justru merasa lebih related karena tidak terlalu terburu2 dalam mengejar tontonan aksi dan karena kita sudah melalui masa pandemi somehow film ini menjadi terasa tidak asing lagi.

Karakter2 di dalamnya pun bervariasi dan selayaknya dalam realita, ada antagonis dan protagonis yang membuat kita lebih mendukung beberapa karakter dan tidak menyukai yang lainnya. Ini yang saya sukai dalam film2 Korea selain dari detail, mereka juga mampu memainkan karakter dengan sangat baik sehingga kita yang menonton bisa ikut merasakan apa yang terjadi.

Detective Jung Yi-hyun yang diperankan oleh Park Hyung-Sik dan Sae-bom, yang diperankan oleh Han Hyo-joo, merupakan karakter utama yang saling mengenal sejak sekolah dan masih bersahabat hingga kejadian pembunuhan yang ditangani Jung Yi-hyun ternyata menyangkut dengan rekan kerja Sae-bom di SOU. Lee Jong-tae, dicurigai memberikan obat pada temannya yang menjadi tersangka pembunuhan yang menggigit korbannya hingga mati. Ketika Sae-bom diinformasikan tentang hal ini, ia langsung menemui Lee Jong-tae dan menemukannya sedang menggigit rekannya dengan mata yang memutih dan mulut penuh dengan darah.

Adegan ini adalah awal mula dari rentetan kejadian berikutnya yang tersebar di beberapa lokasi termasuk apartemen yang dihuni Jung Yi-hyun dan Sae-bom. Ketegangan mulai meningkat ketika lingkungan apartemen disegel dan tentunya orang2 yang terinfeksi tidak akan jujur begitu saja.

Saya menyukai bahwa mereka tidak begitu saja mengambil ide zombies mentah2 tetapi mengubahnya dan membuat sesuatu yang berbeda tetapi relate dengan kejadian yang kita sama2 alami. Detail yang jelas tentang penyebab wabah penyakit yang berawal dari sebuah pil, yang tentunya disebar oleh orang2 yang tak bertanggung jawab tanpa mengetahui efek dan risiko dari obat tersebut. Yang membuatnya lebih berat adalah mereka mampu berubah kembali normal setelah beberapa saat menggila, poin ini yang menurut saya sangat berbeda dari genre film yang serupa.

Saya tidak akan terlalu spoiler karena kalian harus dan wajib nonton sendiri. Recommended!

Sutradara : Gil Ho Ahn Penulis Skenario : Sang Woon Han Pemeran : Han Hyo-joo, Park Hyung-Sik, Woo-jin Jo, Lee Joon-hyuk, Joo-hee Park, Hyeon-jin Baek, Ye-Won Mun, Park Hyoung-soo, Song Ji-Woo, Joo Jong-Hyuk

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: