Skip to content

Mandrake (2022) – movie review

Rating: 1.5 out of 5.

Mandrake merupakan film horror Shudder terbaru dari UK yang mendasarkan plot ceritanya pada folk horror. Sayangnya kali ini keseluruhan cerita terasa kurang berhasil.

Sinopsis. Cathy Madden adalah seorang petugas probation yang mendapatkan tugas untuk merehabilitasi seorang pembunuh yang terkenal di kota tersebut dengan sebutan Bloody Mary. Nama aslinya adalah Mary Laidlaw dan Cathy mengajukan dirinya sebagai petugas probation untuknya karena tidak ada lagi yang bersedia. Meskipun ia percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua tetapi ketika dua orang anak hilang di dekat rumah Mary, keadaan mulai berubah.

Menurut saya ceritanya terasa hambar, banyak hal yang tidak digali lebih dalam khususnya karakter-karakter yang ada dalam film ini. Latar belakang ceritanya pun terasa kurang kuat dan kurang intense sehingga dari awal saya sudah merasa ceritanya membosankan.

Bila kalian merupakan penggemar Harry Potter ataupun sudah pernah menonton film Harry Potter, maka kalian pastinya pernah melihat tanaman Mandrake yang ketika dicabut mengeluarkan suara menjerit yang sangat keras. Mandrake merupakan akar tanaman yang bentuknya menyerupai orang dan dalam film ini digunakan untuk melakukan ritual. Konsep ini dikaitkan dengan anak-anak yang kemudian menghilang sebenarnya merupakan ide yang cukup menggelitik tetapi penerapan ceritanya somehow tidak semenarik yang diharapkan.

Akting setiap pemeran dalam film Mandrake ini menurut saya tidak bermasalah tetapi pengembangan karakter dan ceritanya yang terasa hanya bergerak di tempat dan kurang emosi. Karakter Cathy dan Mary yang menjadi karakter utama dalam film ini terasa tidak berkembang sehingga sebagai penonton saya tidak merasa terhubung sama sekali. Bila menyangkut tentang anak-anak seharusnya film ini minimal bisa menyentuh tetapi saya tidak merasakan perasaan apapun ketika menonton, hanya kerutan kening yang sesekali muncul dan mempertanyakan banyak hal. Sorry to say but this movie is just not for me.

Sutradara : Lynne Davison Penulis Skenario : Matt Harvey Pemeran : Deirdre Mullins, Paul Kennedy, Derbhle Crotty, Seamus O’Hara, Nigel O’Neill, Roisin Gallagher, Jude Hill

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: