Skip to content

Nope (2022) – movie review

Rating: 3.5 out of 5.

Film-film karya Jordan Peele cenderung relate dengan human nature dan isu-isu yang terkait dengannya. Memang butuh waktu untuk memproses dan menangkap inti cerita dari film Jordan Peele tetapi sudut pandangnya dalam mengemas film horror menurut saya sangat menarik dan secara visualpun tidak kalah menarik.

Singkat cerita Nope menceritakan tentang OJ dan Emerald Haywood yang berusaha mempertahankan bisnis ranch pelatihan kudanya sepeninggal kematian ayah mereka yang misterius. Setelah mengalami kejadian aneh disekitar ranch dan penampakan dilangit yang dilihat Oj membuat mereka mencurigai ada sesuatu yang tidak wajar terjadi di daerah tersebut. Mereka membeli peralatan untuk melihat dan merekam apa yang dilihat Oj dengan lebih jelas, tetapi motif mereka tidak berhenti sampai disini. Emerald dan Oj meminta bantuan Angel untuk memasang kamera dan seorang sinematografer untuk menangkap momen penampakan di langit secara lebih jelas.

Saya menyukai film ini secara visual dan menurut saya cukup menghibur walaupun bukan genre horror favorit saya. Alur ceritanya sendiri sebenarnya sederhana tetapi pesan dalam yang tersirat membuat saya terpesona dengan bagaimana film ini dikemas.

source : imdb.com

Film dibuka dengan satu ayat alkitab yang menjadi pusat dari keseluruhan film. Dan satu kata dari ayat tersebut yang selalu terulang dan terkait di sepanjang film adalah spectacle / tontonan. Hal pertama yang terkait dengan tontonan adalah bisnis yang ditekuni keluarga Haywood. Ada momen dimana kuda andalan OJ yang bernama Lucky melompat ketika melihat bayangan di cermin, walaupun OJ sudah berusaha memperingatkan tetapi tidak ada yang tampak perduli dengan “do or dont’s”. Yang kedua adalah kejadian yang dialami Jupe dimasa kecilnya, sebuah tontonan dengan judul Gordy’s Home yang sangat sukses dengan bintang seekor simpanse. Kejadian mengerikan terjadi di episode ulang tahun Gordy tetapi justru episode tersebut menjadi booming. Lebih anehnya lagi Jupe menceritakan kejadian traumatis tersebut seakan hal tersebut adalah sesuatu yang luar biasa dan ia bahkan membuat semacam museum kecil dari tragedi tersebut.

Dan yang terakhir tentunya adalah “penampakan” yang dilihat OJ dan Emerald yang mungkin akan dilakukan oleh sebagian besar orang bila mengalami hal yang sama. Memiliki kesempatan untuk mendapatkan “tontonan” walaupun resikonya jauh lebih besar. Sehaus itukah manusia untuk membuat dan mendapatkan tontonan?

Sebagai penonton kita mungkin akan penasaran dengan apa yang ada di langit dan bersembunyi dibalik awan tetapi fokus film ini bukan itu justru apa yang dilakukan oleh karakter-karakter yang ada di film inilah fokus utamanya. Pemikiran Jordan memang sangat tidak biasa dalam mengemas film horror dan tidak hanya dari segi cerita tetapi dari segi sinematografi dan sound effect pun sangat mendukung dalam membangun ketegangan. Saya salut dengan konsistensi Jordan Peele khususnya di genre horror dan masing-masing film karyanya dikemas dengan nuansa yang berbeda-beda.

Karakter OJ yang diperankan Daniel Kaluuya yang juga bermain di film Get Out, di film ini menjadi seseorang dengan karakter yang cukup kaku dan tidak banyak bicara sedangkan Emerald yang diperankan Keke Palmer justru terlihat sebaliknya. Jujur yang menjadi perhatian saya justru Steven Yeun sebagai Jupe, karakternya jauh berbeda dari karakternya sebagai Glenn di The Walking Dead ataupun sebagai Derek Cho di film Mayhem. Sebagai Jupe ia terlihat sangat percaya diri walaupun kemunculannya cukup singkat tetapi saya tidak bisa acuh dengan karakternya kali ini.

Well, film ini bukanlah film yang biasa-biasa dan butuh waktu untuk memahami apa yang terjadi di film dan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh Jordan Peele tetapi ia menggambarkan apa yang terjadi di kehidupan manusia saat ini dimana “tontonan” menjadi hal yang utama, apapun akibat dan resikonya.

Sutradara : Jordan Peele Penulis Skenario : Jordan Peele Pemeran : Daniel Kaluuya, Keke Palmer, Brandon Perea, Michael Wincott, Steven Yeun, Wrenn Schmidt, Jacob Kim

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: