Skip to content

Orphan : First Kill (2022) – movie review

Rating: 3 out of 5.

Akhirnya film yang saya tunggu datang juga. Isabelle Fuhrman merupakan salah satu aktris favorit saya khususnya di genre horror dan senang melihat ia kembali lagi walaupun feelnya terasa kurang kali ini bila dibandingkan dengan film pertamanya.

Adegan pembuka langsung mengikuti seorang instruktur terapi seni bernama Anna yang dipekerjakan di Rumah Sakit Jiwa Estonia untuk Leena, seorang wanita muda berusia 31 tahun yang memiliki kelainan gangguan kelenjar sehingga pertumbuhannya berhenti di usia 10 tahun. Leena terlihat layaknya seorang gadis kecil tetapi jangan meremehkan penampilannya. Leena akhirnya berhasil melarikan diri dari Rumah Sakit Jiwa tersebut dan langsung menemukan gambaran anak hilang yang cocok dengan dirinya dan bisa ia gantikan.

Sejujurnya saya berharap kali ini Orphan menceritakan tentang latar belakang Esther dan awal mula bagaimana hingga ia bisa berakhir di rumah sakit jiwa. Setengah film tidak jauh berbeda dengan Orphan pertama tetapi kemudian muncul plot twist yang membuat alur cerita menjadi sedikit berbeda. Kali ini Esther menemukan lawan yang bisa dikatakan cukup seimbang. Tetapi yah bagian endingnya mungkin akan mudah ditebak oleh sebagian besar penonton.

Membuat prequel ini tentunya tidak mudah karena penonton sudah mengetahui siapa Esther dan membuat plot twist baru akan sulit. Walaupun begitu secara keseluruhan film ini masih layak tonton.

Karakter-karakter horror itu termasuk yang sulit untuk diperankan dan Isabelle Fuhrman merupakan salah satu aktris di genre horror yang mumpuni dengan karakter wajah yang sulit untuk dilupakan. Sejauh ini saya menyukai setiap karakter yang ia perankan di film2 horror/thriller. Julia Stiles memerankan ibu dari Esther, walaupun lebih dominan bermain di genre drama romance tetapi ketika terjun ke genre horror di film The Omen (2006) dan Out of the Dark (2014) diluar ekspektasi ia ternyata cocok. Tantangan di film ini bertambah karena di film2 horror sebelumnya ia masih memerankan karakter protagonis dan kali ini di Orphan First Kill ia bermain sebagai keduanya.

Secara teknik dan make up saya harus acungkan jempol karena mampu membuat Isabelle Fuhrman tidak jauh berubah dan tanpa harus menggunakan banyak special effect. Bahkan untuk membuat Julia Stiles, Rossif Sutherland dan Matthew Finlan tampak lebih tinggi mereka menggunakan sepatu khusus yang sangat tebal sehingga mereka tampak jauh lebih tinggi dari Isabelle Fuhrman. Teknik sederhana but it works.

Sutradara : William Brent Bell Penulis Skenario : David Coggeshall (screenplay), David Leslie Johnson-McGoldrick & Alex Mace (story) Pemeran : Isabelle Fuhrman, Julia Stiles, Rossif Sutherland, Hiro Kanagawa, Matthew Finlan, Samantha Walkes, Dave Brown

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: