Skip to content

The Glory (2022) – season 1 review

Rating: 4 out of 5.

Walaupun balas dendam bukanlah hal yang sebaiknya dilakukan tetapi selalu ada rasa puas ketika menonton film tentang balas dendam apalagi bila ditujukan untuk para pembully.

Sinopsis. Series ini menceritakan tentang perjalanan Moon Dong Eun yang dibully dengan sangat kejam semasa SMA. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka bakar akibat pelurus rambut dan setrika tetapi tidak ada yang bisa membantunya karena pelaku bully tersebut adalah anak dari orang-orang penting, bahkan gurunya pun menamparnya ketika Dong Eun berusaha untuk speak up. Akhirnya Dong Eun keluar dari sekolah dan memutuskan untuk bekerja sambil meneruskan pendidikan dan menabung penghasilannya untuk balas dendam kepada mereka yang sudah membully dan menutup mata terhadap apa yang sudah terjadi padanya.

Sekali lagi film tentang bully yang cukup relate dan memang menakutkan bila terjadi pada diri kita sendiri ataupun pada orang yang kita kenal. Tema yang umum tetapi banyak hal yang berbeda yang disajikan, yang pasti aksi balas dendam di cerita ini sangat jauh berbeda dengan yang kita tonton di sinetron-sinetron. Saking dalamnya luka bullying tersebut meskipun sudah bertahun-tahun luka tersebut terasa gatal setiap Dong Eun mengingat kejadian mengerikan tersebut, bahkan sesekali terlihat hingga berdarah.

Dong Eun memiliki strategi dan sangat sabar menjalankan serangannya meskipun ia sangat ingin segera membalas kejahatan kelima orang yang setelah bertahun-tahun ternyata sama sekali tidak berubah. Bahkan di season 1 ini ia tidak perlu mengotori tangannya sendiri.

Segala elemen dalam series ini menurut saya berhasil, plot, pemeran, akting, sinematografi bahkan chemistry antar karakter sangat berhasil dan meyakinkan. Dialognya pun sangat brilian, saya menyukai karakter Dong Eun yang selalu bisa membalikkan kata-kata siapapun yang menyindirnya. Saya juga menyukai adegan permainan Go terutama adegan dimana sebuah taman besar dibuat menyerupai papan permainan Go, lokasinya sangat cantik.

Chemistry antara Dong Eun dan maid yang membantunya pun sangat unik. Intinya semua pada proporsi yang pas, tidak ada adegan yang terlihat dipaksakan. Karakter Dong Eun sendiri pun terasa natural dan diperankan dengan mengesankan oleh Song Hye-Kyo. Karakter-karakter antagonisnya pun berhasil membuat saya terkesan khususnya Park Yeon Jin dan Jeon Jae Joon. Bahkan pemeran karakter-karakter utama di masa SMA nya pun berhasil menggambarkan karakternya masing-masing.

Hubungan Dong Eun dan Yeo-Jung pun terasa intens apalagi keduanya sama-sama mengalami masa traumatis dan memiliki dendam yang sama dalamnya. Saya sudah bisa membayangkan kecocokan sekaligus kerumitan hubungan keduanya.

Series ini disutradarai oleh sutradara yang sama dengan series Happiness, yang menjadi salah satu series favorit saya tahun lalu. Jadi sudah sepantasnya series The Glory ini memiliki rating yang bagus pula. Saking serunya saya tidak sabar menunggu apa yang akan terjadi berikutnya di part 2 yang dikabarkan akan tayang bulan Maret 2023.

The Glory sudah tayang di Netflix mulai tanggal 30 Desember.

Sutradara : Gil Ho Ahn Penulis Skenario : Kim Eun-Sook Pemeran : Song Hye-Kyo, Lee Do-Hyun, Lim Ji-yeon, Jung Sung-il, Cha Joo-Young, Kim Hieora, Park Sung-Hoon, Kim Gun Woo, Yeom Hye-Ran

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: