Skip to content

The Sinner (2021) – Season 4 review

Rating: 4 out of 5.

Serial antologi karya Derek Simonds ini berusaha mengungkap bukan hanya pelaku tetapi juga alasan dibalik pembunuhan yang dilakukan oleh orang2 biasa. Sebelum mereview season terbarunya, saya akan merecap sedikit season2 sebelumnya.

Season 1 – Cora (2017). Seorang ibu rumah tangga, Cora Tannetti, tiba2 menyerang dan membunuh seorang pemuda saat sedang berwisata bersama suami dan bayinya di pantai. Detektif Harry Ambrose berusaha menyelidiki kasus yang sangat jelas dengan banyak saksi mata ini tetapi anehnya Cora tidak mengetahui alasan mengapa ia melakukannya. Detektif Ambrose berusaha mendorong ingatan Cora tentang masa lalunya dan menyatukan potongan2 ingatan Cora yang muncul hingga membawanya pada penemuan jasad kedua di tengah hutan.

Menurut saya season 1 ini sangat menarik dan Jessica Biel memerankan Cora dengan luar biasa. Bill Pullman juga tidak kalah memikat dalam memerankan detektif Harry Ambrose. Keduanya digabungkan bersama storyline dan misteri yang menarik serta kepingan2 puzzle yang kemudian semuanya dirangkai dengan sempurna. It’s a perfect first season!

Season 2 – Julian (2018). Julian bersama kedua orangtuanya melakukan perjalanan wisata menuju air terjun Niagara tetapi di tengah perjalanan mobil yang dikendarainya mogok dan membuat mereka terpaksa menginap di motel. Keesokan paginya setelah Julian sarapan bersama ayahnya, ia membawakan teh untuk kedua orangtuanya. Tidak lama setelah orangtuanya meminum teh tersebut, mereka meninggal. Anehnya kedua jasad orangtuanya diposisikan rapi dan diberi batu untuk menutup matanya.

Lagi2 mengenai motif karena kali ini pembunuhan juga terlihat sangat jelas. Di season dua ini detektif Ambrose bukan hanya terfokus pada motif pembunuhan tetapi lebih banyak menemukan keganjilan pada orangtua kandungnya, wanita yang membesarkannya dan komunitas Moswood yang ternyata menyimpan rahasia besar.

Season 3 – Jamie (2020). Jamie dan istrinya, Leela, sedang menikmati makan malam ketika seorang tamu tak diundang yang ternyata adalah teman kuliah Jamie, tiba2 datang dan ikut makan malam bersama. Setelah makan malam itu, mereka mengalami kecelakaan mobil hingga temannya, Nick Haas, meninggal di tempat. Satu hal yang menimbulkan kecurigaan adalah lokasi kecelakaan dan panggilan 911 yang baru dilakukan sejam setelah kecelakaan.

Season ini menurut saya merupakan season yang paling kurang menarik karena lebih berputar tentang teori kehidupan dan kegelisahan Jamie yang rasanya tak berdasar. Misterinya pun lebih sedikit, kurang menarik dan terlalu berputar2 pada hal yang sama. Adegannya terlalu banyak berkutat antara Harry dan Jamie, dan menurut saya koneksi keduanya terlalu dipaksakan.

Nah di season 4 yang berjudul Percy ini, seorang wanita muda menghilang secara misterius dan detektif Harry Ambrose yang baru saja pensiun dan sedang berlibur bersama Sonya Barzel, melihat Percy terjun dari atas tebing. Sejak saat itu Percy tidak ditemukan dan Ambrose membantu polisi lokal untuk menyelidiki kasus yang misterius ini. Bunuh diri ataukah pembunuhan?

Season 4 ini terasa jauh lebih baik dari season 3, storyline, misteri, petunjuk serta tersangka2 yang ditemukan sangat menarik. Walaupun dari awal beberapa orang sudah menunjukkan bahwa karakternya mencurigakan tetapi tetap ada plot twist dan banyak petunjuk2 baru yang sempat membuat ragu dan membawa kita untuk melihat ke arah yang berbeda. Season ini penuh dengan misteri dan ada keindahan tersendiri pada sosok Percy yang membuat saya tertarik. Alice Kremelberg mampu membawakan Percy dengan memikat, bahkan sorotan matanya seakan benar2 menyimpan misteri.

Kreator : Derek Simonds Pemeran : Bill Pullman, Jessica Hecht, Alice Kremelberg, Frances Fisher, Neal Huff, Michael Mosley, Joe Cobden, David Huynh

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: