Skip to content

Virus : 32 (2022) – movie review

Rating: 3 out of 5.

Film horror dari Argentina yang tayang di Shudder ini bertemakan zombie tetapi ada beberapa hal yang berbeda. Endingnya mungkin akan terasa sedikit mengganggu tetapi dalam beberapa hal saya merasa adegan itu menjadi penutup yang menggelitik dan secara keseluruhan saya cukup enjoy menonton film ini hingga akhir.

Sebuah virus menyebar dan merubah orang-orang menjadi sangat pemarah dan melakukan kekerasan. Iris dan putrinya, Tata, sedang berada di klub olahraga dimana Iris bekerja sebagai petugas keamanan, ia sedang berkeliling dan meninggalkan Tata sendirian ketika melihat kekerasan terjadi di jalan depan gedung. Iris segera mengunci gedung dan melihat kamera keamanan untuk memeriksa keadaan Tata.

Ada yang berbeda dari plot cerita film Virus : 32 ini, yang pertama adalah mereka tidak bersifat kanibal dan tidak berusaha menggigit manusia, walaupun kemudian ini menjadi tanda tanya buat saya yaitu bagaimana cara penularan virus ini. Mereka cenderung melakukan kekerasan hingga lawannya babak belur. Yang kedua adalah setiap kali setelah melakukan kekerasan mereka akan terdiam selama 32 detik seakan sedang merecharge tenaga untuk memburu dan menyerang target berikutnya. Ini menjadi satu-satunya jendela waktu untuk bisa melarikan diri.

Sayangnya tidak ada penjelasan tentang bagaimana virus tersebut menyebar mengingat mereka tidak menggigit. Jadi jangan terlalu banyak berharap akan ada latar belakang atau penjelasan mengenai virus maupun penyebarannya. Dan walaupun ada jeda 32 detik tetapi karakter Iris ini seakan tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Tidak hanya di momen itu saja ada beberapa adegan dimana Iris lebih sering membuang waktu daripada memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Tetapi diluar itu film ini cukup menegangkan. Set up lokasinya sangat mendukung dan bervariatif sehingga membuat adegan terasa intens dan tidak membosankan. Salah satu adegan yang tidak saya duga adalah ketika si ibu dan putrinya naik ke mobil dengan ban kempes.

Secara keseluruhan saya cukup menikmati ketegangan yang disajikan film ini walaupun cukup banyak detail-detail kecil yang terasa kurang dan bikin gemes sendiri. Banyak yang kurang menyukai endingnya sementara menurut pendapat saya konsep tentang apa yang terjadi di ending sudah terasa ganjil dari awal jadi ketika penutup film diberikan “kejutan” itu saya pribadi tidak merasa surprise ataupun terganggu.

Sutradara : Gustavo Hernandez Penulis Skenario : Juma Fodde, Gustavo Hernandez Pemeran : Paula Silva, Daniel Hendler, Sofía González

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this: