Bayangkan tersesat di sebuah lorong kuning yang tampaknya tidak memiliki akhir. Tidak ada jendela, tidak ada arah, hanya dengungan lampu neon yang perlahan menggerogoti kewarasan. Itulah premis sederhana yang berhasil diubah Backrooms menjadi pengalaman horor yang jauh lebih besar dari sekadar kisah orang hilang di dimensi lain.
Ketakutan terbesar dalam film ini datang dari rasa tidak nyaman yang terus tumbuh saat kita menyadari bahwa Backrooms mungkin bukan sekedar tempat yang tak berujung, melainkan sesuatu yang hidup, mengamati, dan perlahan mempelajari manusia.
Film ini mengikuti seorang pria bernama Clark yang tanpa sengaja menemukan sebuah pintu di lantai bawah toko furniture miliknya. Clark masuk ke dalam sebuah ruangan aneh berisi lorong-lorong kuning tanpa akhir yang tampak seperti ruang kantor kosong dengan tumpukan barang-barang tak terpakai. Ia berhasil keluar tetapi dengan rasa penasaran yang luar biasa, Clark merencanakan untuk menyelidiki lebih jauh dengan kedua rekan kerjanya, Kat dan Bobby.
Film ini disutradarai oleh Kane Parsons, seorang kreator Youtube yang terkenal lewat seri di Youtube berjudul sama “Backrooms”. Atmosfer dalam film ini memang terasa menyeramkan dan bagaimana tema backrooms ini tidak berdiri sendiri tetapi terkait dengan trauma, membuat ceritanya menjadi lebih menarik dan membuat penasaran.

Clark memiliki masalah dalam rumah tangganya sedangkan therapistnya, Mary, juga memiliki trauma di masa lalunya.
Semakin lama film bergulir, semakin jelas bahwa Backrooms bukan ruang kosong biasa. Tempat ini mampu meniru lingkungan, memanipulasi ingatan, bahkan menciptakan replika manusia yang menyerupai aslinya meski tidak pernah benar-benar sempurna.
Lalu kemunculan tim hazmat dan Async Research Institute yang melihat Backrooms sebagai penemuan yang revolusioner, juga menambah daftar pertanyaan.
Ending film inipun sengaja meninggalkan banyak pertanyaan yang jauh lebih mengganggu. Apa sebenarnya Backrooms? Mengapa Async begitu terobsesi mempelajarinya? Dan masih banyak lagi pertanyaan bila melihat bagaimana ending dari film ini.
Sutradara : Kane Parsons Penulis : Will Soodik, Kane Parsons Pemeran : Chiwetel Ejiofor, Renate Reinsve, Mark Duplass, Finn Bennett, Lukita Maxwell
Based on the Series by: Kane Parsons
