Skip to content

Psychological Horror Thriller

28 Years Later : The Bone Temple (2026) – movie review

28 Years Later: The Bone Temple adalah bagian kedua dari trilogi baru dalam semesta 28 Days Later. Jika film pertamanya masih terasa seperti pembuka yang mengguncang, kali ini ceritanya mengerucut lebih sempit—namun justru lebih gelap—dengan fokus pada satu kelompok tertentu… Read More »28 Years Later : The Bone Temple (2026) – movie review

It Ends (2025) – movie review

Ada horor yang datang dengan teriakan. Ada pula yang datang dengan diam. It Ends (2025), film debut Alex Ullom, memilih cara kedua. Ia tidak terburu-buru menakut-nakuti, film ini lebih tertarik membuat kita duduk dalam ketidaknyamanan. Film ini dibuka dengan empat… Read More »It Ends (2025) – movie review

Shelby Oaks (2024) – movie review

Ada sesuatu yang merayap perlahan dalam Shelby Oaks—bukan hanya sosok misterius yang menghantui setiap rekaman, tetapi juga rasa bersalah dan ketakutan yang menempel pada karakter-karakternya. Di tangan sutradara dan YouTuber horror Chris Stuckmann, Shelby Oaks menjadi sebuah film yang mencoba… Read More »Shelby Oaks (2024) – movie review

Keeper (2025) – movie review

Setelah Longlegs dan The Monkey, Osgood Perkins kembali merilis film terbarunya berjudul Keeper. Sayangnya berbeda dengan kedua film sebelumnya, kali ini saya kurang bisa menikmati ceritanya. Bukan berarti film ini buruk tetapi kesan yang saya dapatkan jauh berbeda bahkan dari… Read More »Keeper (2025) – movie review

Review Film : Frankenstein (2025) | Netflix

Guillermo del Toro akhirnya mewujudkan obsesinya yang telah lama dinanti—Frankenstein. Setelah bertahun-tahun bermain dengan dunia makhluk-makhluk yang terbuang dan keindahan dari yang dianggap “monster,” film ini terasa seperti surat cinta sekaligus pengakuan dosa sang sutradara kepada konsep penciptaan dan kemanusiaan… Read More »Review Film : Frankenstein (2025) | Netflix

Hallow Road (2025) – movie review

Ada jalan yang seharusnya tidak pernah dilalui. Jalan yang hanya muncul ketika malam menelan segala logika, dan yang tersesat di dalamnya jarang benar-benar kembali. Hallow Road, karya terbaru Babak Anvari, bukan sekadar film horor jalanan — ia adalah perjalanan batin… Read More »Hallow Road (2025) – movie review

Review Film : Black Phone 2 (2025) – Saat Mimpi Buruk Tak Pernah Benar-Benar Mati

Mimpi buruk tidak pernah berakhir, mungkin ini kalimat yang pas untuk menggambarkan film Black Phone 2. Sekuel ini seakan datang bukan hanya untuk melanjutkan cerita, tapi juga untuk membuka luka lama yang belum sempat sembuh. Beberapa tahun setelah Finney Blake… Read More »Review Film : Black Phone 2 (2025) – Saat Mimpi Buruk Tak Pernah Benar-Benar Mati

Vicious (2025) – movie review

Dari The Strangers sampai The Dark and the Wicked, Bryan Bertino selalu membangun ketakutan yang terasa… dekat. Akrab. Seolah sesuatu sedang memperhatikan dari balik bahumu. Vicious ini mungkin adalah bentuk teror Bertino yang paling pribadi. Bukan cuma soal hantu atau… Read More »Vicious (2025) – movie review

Traumatika (2024) – movie review

Disutradarai Pierre Tsigaridis, film ini membawa penonton masuk ke kisah kelam penuh teka-teki yang melibatkan kerasukan, artefak misterius, dan iblis yang punya tujuan lebih besar dari sekadar menebar teror. Cerita dimulai ketika Sheriff Miller (AJ Bowen) menerima panggilan darurat dari… Read More »Traumatika (2024) – movie review

Him (2025) – movie review

Film Him (2025) bukan sekadar film horor psikologis, dan jelas bukan pula drama olahraga konvensional. Film ini memperlakukan olahraga seperti sebuah sistem kepercayaan yang menuntut iman buta, disiplin tanpa tanya, dan pengorbanan tubuh sebagai bentuk kesetiaan. Sosok Isaiah White berdiri… Read More »Him (2025) – movie review

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this:
Verified by MonsterInsights