Skip to content

Hope (2026) – movie review

Rating: 3 out of 5.

Film Korea Selatan karya Na Hong-jin ini cukup ambisius dengan memadukan beberapa genre sekaligus yaitu horror, fiksi ilmiah, thriller, action, dan satir sosial.

Film ini membawa kita ke sebuah desa terpencil di Korea Selatan bernama Hope Harbor, dimana kepala polisi Bum-seok mendapat laporan dari beberapa pemburu setempat yang menemukan seekor hewan tergeletak tak bernyawa di tengah jalan dengan luka sayatan berukuran sangat besar. Namun, belum jelas apa yang sebenarnya telah membunuh hewan tersebut.

Bum-seok kembali ke kota untuk menyelidiki kejadian tersebut, tetapi ia menemukan bangunan-bangunan rusak dengan lubang-lubang besar yang menembus dindingnya.

Alur ceritanya kemudian terbagi menjadi dua. Alur pertama mengikuti Bum-seok yang berusaha melacak monster yang meneror dan menimbulkan kehancuran dimana-mana, dibantu oleh Sung-ae, seorang polisi yang juga memiliki kemampuan menangani situasi darurat medis.

Sementara itu, alur kedua mengikuti sepupunya, Sung-ki, dan teman-teman sesama pemburu yang masuk ke dalam hutan untuk mencari jawaban.

Ancaman tidak langsung diperlihatkan secara utuh diawal. Penonton diajak menyaksikan kehancuran, suara-suara mengerikan, dan mengikuti kepanikan para karakter sebelum benar-benar memahami apa yang sedang terjadi.

Pendekatan ini membuat bagian awal film terasa menegangkan karena penonton dibuat mengalami ketidakpastian yang sama dengan para pemerannya.

Alasan di balik serangan monster tersebut akhirnya terungkap, membuka perspektif baru yang membuat kita mempertanyakan kembali siapa sebenarnya ancaman dalam cerita ini.

Keterbatasan masing-masing karakter dalam menghadapi situasi yang kacau ini menghasilkan banyak momen komedi yang terasa konyol. Sayangnya, pendekatan tersebut kurang berhasil menarik perhatian saya. Apalagi tidak ada satupun karakter yang mudah untuk disukai dan bisa membuat saya bersimpati atau ingin mendukung mereka.

Ending film ini pun terasa lebih seperti jembatan menuju sekuel daripada penutup yang benar-benar tuntas.

Secara keseluruhan, Hope punya sejumlah momen yang menarik dan berhasil membangun ketegangan, terutama ketika situasi di desa semakin kacau dan sulit dikendalikan. Namun tidak diimbangi oleh karakter-karakter yang cukup kuat untuk membuat saya benar-benar peduli dengan nasib mereka.

Begitu pula dengan sosok makhluk asingnya. Secara visual, desainnya memang menarik dan mampu mencuri perhatian, tetapi kehadirannya tidak benar-benar memberikan kesan seperti yang saya harapkan.

Sutradara : Na Hong-Jin Penulis : Na Hong-Jin Pemeran : Hwang Junh-Min, Zo In-Sung, Hoyeon, Taylor Russell, Cameron Britton, Alicia Vikander, and Michael Fassbender

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Verified by MonsterInsights