The Strangers : Chapter 3 kembali sebagai penutup dari trilogi reboot dengan nuansa yang sedikit berbeda dari dua chapter sebelumnya. Walaupun tidak terkesan mengulangi cerita lalu tetapi cerita baru yang diberikan pun tidak sepenuhnya bisa dinikmati.
Cerita berlanjut tepat setelah ending Chapter 2, dimana Maya masih berusaha untuk melarikan diri setelah apa yang terjadi di akhir Chapter 2. Maya tidak pergi jauh dan akhirnya kembali jatuh ke tangan Gregory, sosok yang perlahan terungkap sebagai pusat dari semua kegilaan ini. Bukan hanya sebagai pembunuh tetapi ia juga mendapat perlindungan.
Di chapter 2 kita sudah mengetahui bahwa Gregory dan Shelly sudah melakukan kekerasan sejak kecil, tapi di chapter 3 ini kita mengetahui fakta yang jauh lebih gelap tentang kenapa seisi kota memilih untuk menutup mata.
Selain itu Maya tidak hanya sekadar diburu. Ada ide yang mungkin bisa dibilang menarik tetapi untuk saya hal ini malah terkesan membuat ceritanya terasa mengganjal. Gregory dan Shelly ingin mengubah Maya, menjadikannya bagian dari mereka. Membentuk ulang Maya sebagai bagian dari permainan mereka.

Konsep survival yang konsisten diceritakan dari awal berusaha diubah. Bukan sebuah ide yang tidak masuk akal mengingat apa yang sudah dilalui oleh Maya dan ada titik dimana ia merasa hampa dan tidak berdaya, juga lelah secara emosional. Transformasi itu terasa masuk akal.
Pada beberapa film lain mungkin saya akan setuju, tetapi untuk film ini dengan karakter Maya yang sudah kita kenal sejak chapter 1, meskipun melalui berbagai trauma, menurut saya outcomenya akan terasa aneh.
Salah satu hal yang masih bertahan adalah performa kuat dari Madelaine Petsch. Meskipun proporsinya di chapter 3 ini sedikit tergeser karena karakter Gregory dan sheriff, tetapi ia tetap tetap menjadi pusat yang paling “hidup”. Ada satu hal lain yang cukup membekas untuk saya, penampilan Nola Wallace sebagai Shelly di masa kecil.
The Strangers : Chapter 3 mencoba keluar dari pola lamanya—membangun sesuatu yang baru, sesuatu yang terasa berbeda. Tapi ketika plot twist yang ditawarkan tidak cukup kuat untuk menggantikan apa yang sudah ada, yang tersisa justru kekosongan. Ketegangan yang dulu menjadi inti, perlahan memudar… hingga akhirnya hampir tidak terasa sama sekali.
Sutradara : Renny Harlin Penulis : Alan R. Cohen, Alan Freedland, Bryan Bertino Pemeran : Madelaine Petsch, Gabriel Basso, Hannah Galway, Ema Horvath, Richard Brake
