Apple Cider Vinegar adalah series fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata Belle Gibson.
Series yang terdiri dari enam episode ini seakan muncul sebagai tamparan telak, terinspirasi dari kisah nyata Belle Gibson, seorang influencer kesehatan yang mengaku menyembuhkan kanker dengan pola makan dan gaya hidup alami, lalu terbukti berbohong.
Series ini menampilkan narasi yang menggali sisi terdalam dari manipulasi publik, narsisisme, dan obsesi terhadap “keajaiban alami”.
Belle Gibson adalah bintang media sosial dengan jutaan pengikut. Ia mencitrakan dirinya sebagai survivor kanker otak stadium akhir yang berhasil “menyembuhkan diri sendiri” lewat pola makan bersih, jus hijau, dan tentu saja – apple cider vinegar. Tapi dibalik layar, tidak ada diagnosa kanker. Yang ada hanyalah kisah fiktif yang dirancang dengan cermat untuk dijual ke dunia.
Setiap episode menggali lebih dalam ke masa lalu Belle yang retak dan penuh kebutuhan akan pengakuan, dunia media sosial yang lebih peduli pada estetika dibanding kebenaran, dan para pengikutnya, beberapa benar-benar sakit, yang menggantungkan harapan pada “kesembuhan alami” yang tidak pernah nyata.
Yang membuat series ini begitu kuat adalah narasi dua sisi: kita melihat dunia dari kacamata Belle—yang manipulatif namun juga rapuh—dan dari sisi para korban, terutama seorang ibu tunggal yang menghentikan kemoterapi demi mengikuti program “alami” ala Belle.

Kaitlyn Dever merupakan pemeran yang tepat sebagai Belle Gibson. Kaitlyn Dever bukan hanya memerankan Belle Gibson—dia menjelma menjadi sosoknya. Dalam Apple Cider Vinegar, Dever memberikan salah satu penampilan yang kompleks : penuh lapisan, penuh kepalsuan, dan justru karena itu—terasa sangat nyata.
Sebagai Belle, Kaitlyn memancarkan aura lembut dan inspiratif di depan kamera—wajah yang tersenyum saat menyarankan cuka apel sebagai penyembuh kanker, lengkap dengan suara tenang dan gaya hidup estetis yang membuat siapa pun ingin percaya. Tapi begitu kamera mati, kita melihat sisi lain: tatapan kosong, kecemasan yang ditekan, dan kebohongan yang mulai menghancurkan dirinya dari dalam.
Dever bisa berpindah dari sosok yang menginspirasi jutaan orang—menyentuh pipi seorang anak kecil yang sakit—ke momen sendirian di kamar mandi, menatap wajahnya sendiri seakan bertanya: “Apakah aku masih bisa percaya kebohonganku sendiri?” Semua itu dilakukan tanpa dialog berlebihan—cukup lewat sorot mata dan bahasa tubuh yang rapuh tapi kuat.
Aktingnya tidak histeris. Tidak berlebihan. Justru karena tenangnya, kebohongan Belle terasa lebih menyeramkan. Penonton tidak hanya marah padanya—mereka juga terjebak dalam simpati sesaat. Dan itulah kekuatan Kaitlyn Dever: membuat kita merasa bersalah karena hampir mempercayainya.
Series ini tidak hanya menghukum si penipu, tapi juga menyentil sistem yang memujanya. Ia bertanya: Kenapa kita lebih mudah percaya pada seseorang dengan feed Instagram rapi ketimbang dokter yang bicara dengan data?
Series Apple Cider Vinegar bisa kalian tonton di Netflix mulai 6 February 2025.
Kreator : Samantha Strauss Sutradara : Jeffrey Walker Penulis : Samantha Strauss, Anya Beyersdorf, Angela Betzien Pemeran : Kaitlyn Dever, Alycia Debnam-Carey, Aisha Dee, Tilda Cobham-Hervey, Ashley Zukerman, Mark Coles Smith
