Skip to content

Nine Puzzles (2025) – series review | Disney+ Hotstar

Rating: 4 out of 5.

Dengan duet maut Kim Da-mi dan Son Suk-ku di depan kamera serta sentuhan sutradara Yoon Jong-bin, serial misteri-thriller dari Disney+ ini memiliki semua elemen untuk menjadi sebuah karya yang tidak biasa. Namun, di tengah ekspektasi yang melambung, pertanyaan utamanya adalah: mampukah “Nine Puzzles” menyajikan teka-teki yang benar-benar cerdas dan memuaskan?

Ceritanya dimulai ketika paman dari Yoon Ina, Yoon Dong-hoon, ditemukan terbunuh di rumahnya dan Yoon Ina tidak mampu mengingat apa yang terjadi sesaat setelah ia masuk ke dalam rumah dan menemukan tubuh pamannya. Adanya jeda waktu yang cukup lama ditambah dengan fakta bahwa Yoon Ina tidak ingat apapun di jeda waktu tersebut, membuat detektif Han Saem mencurigainya.

Sepuluh tahun kemudian Yoon Ina bekerja sebagai profiler kriminal dan disaat yang sama pembunuhan kembali terjadi, dan bukan hanya satu atau dua tetapi beberapa pembunuhan dan setiap terjadi pembunuhan Yoon Ina mendapat kiriman satu keping puzzle.

Nine Puzzles mungkin terlihat seperti drama kriminal “whodunnit” biasa dengan premis yang familiar —ada detektif, kasus pembunuhan, tersangka misterius, dan suasana yang penuh tanda tanya. Namun, yang membuatnya menarik adalah konflik internal yang diemban oleh Yoon Ina.

Ia bukan sekadar detektif yang memecahkan kasus; ia adalah kepingan teka-teki itu sendiri. Statusnya sebagai saksi sekaligus tersangka menciptakan potensi narasi unreliable narrator (narator yang tidak bisa dipercaya), di mana penonton akan terus dibuat ragu: Apakah ingatan Yoon Ina akurat, atau ia menyembunyikan sesuatu, bahkan dari dirinya sendiri?

Nine Puzzles tahu caranya membuat kita bertanya-tanya—bukan cuma soal siapa pembunuhnya, tapi juga soal siapa sebenarnya para karakter ini di balik topeng mereka masing-masing.

Karakter Yoon Ina sendiri menarik, seorang profiler kriminal yang cerdas tapi eksentrik. Dan ia menyimpan luka masa lalu yang belum pernah sembuh. Ia bukan cuma mencoba memecahkan kasus pembunuhan; Ia juga sedang mencari potongan hilang dari sejarah hidupnya sendiri.

Di sisi lain, Detektif Kim Han-saem, adalah tipe yang rasional, patuh aturan, dan berpikir logis. Karakternya akan menciptakan dinamika gesekan yang luar biasa dengan Yoon I-na. Kedua karakter ini sendiri menciptakan pertarungan intelektual dan emosional antara dua individu yang saling membutuhkan namun sulit untuk memercayai satu sama lain.

“Nine Puzzles” mungkin tidak akan menjadi drama kriminal yang berkilau. Sebaliknya, Yoon Jong-bin menyajikannya dengan nuansa yang lebih suram dan gritty. Fokusnya mungkin bukan hanya pada “siapa pelakunya,” tetapi lebih pada “mengapa” dan “bagaimana” sistem serta sifat manusia bisa menghasilkan kejahatan semacam itu. Sentuhan sinematiknya yang dingin akan sangat cocok untuk membangun atmosfer paranoia dan ketidakpercayaan yang konstan.

Cara penceritaan drama ini juga beda. Nggak linear. Cerita bolak-balik antara masa lalu dan masa kini—kadang sebagai petunjuk, kadang justru bikin tambah bingung, apalagi saat I-na mulai me-rekonstruksi TKP dengan sangat ekstrem hanya untuk bisa “masuk” ke pola pikir si pelaku.

Setiap episode kasih satu potongan puzzle. Mungkin nggak jelas awalnya, tapi lama-lama semuanya klik. Saya suka series yang bikin kita merasa ikut jadi bagian dari penyelidikan—dan Nine Puzzles ngasih pengalaman itu secara maksimal.

Yang saya suka, series ini nggak mengandalkan twist besar yang tiba-tiba muncul dan bikin shock. Ketegangannya dibangun perlahan, melalui momen sunyi, tatapan kosong, atau kilas balik yang menyentuh. Visualnya kelam tapi artistik, musiknya juga nggak over—pas banget untuk menjaga atmosfer tetap tegang tapi nggak berisik.

Kim Da-mi? Nggak perlu diragukan lagi. Sejak The Witch: Part 1, dia udah nunjukkin kemampuan akting yang liar dan nggak terduga. Di sini, dia bikin karakter Yun I-na jadi sosok yang sangat kompleks—cerdas, keras kepala, dingin, tapi juga rapuh dan menyimpan trauma.

Son Suk-ku dan Park Gyuyoung juga memberikan sentuhan yang kuat pada keseluruhan cerita.

Yang paling nggak terduga: ternyata drama ini makin ke akhir malah makin emosional. Gue kira bakal murni thriller, tapi ternyata banyak refleksi tentang duka, penyesalan, pengampunan, dan bagaimana trauma bisa mengubah hidup seseorang secara permanen. Ada satu adegan di mana salah satu karakter ngomong soal alasan orang tetap hidup meski hidupnya terasa kosong dan tanpa harapan… dan jujur aja, kalimat itu ngena banget.

Akhir ceritanya juga nggak terburu-buru, nggak maksa, dan tetap ngasih ruang kecil buat kemungkinan season 2. Kalau ada lanjutannya? Saya pasti bakal nonton.

Sutradara : Yoon Jong-bin Penulis : Lee Eun-Mi Pemeran : Kim Da-mi, Son Suk-ku, Kim Sung Kyun, Hyun Bong-sik, Park Gyuyoung, Roh Jae-won

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this:
Verified by MonsterInsights