Skip to content

The Woman in Cabin 10 (2025) – movie review

Rating: 3 out of 5.

Diadaptasi dari novel penulis horor-thriller Ruth Ware, The Woman in Cabin 10 menempatkan Keira Knightley sebagai Lo, seorang jurnalis ambisius yang tidak mudah menyerah dalam memburu cerita. Namun setelah salah satu narasumber penting dalam artikelnya ditemukan tewas tenggelam, Lo dibayangi kilas balik yang enggan ia hadapi.

Tapi kesempatan muncul, sebuah liputan baru diatas kapal pesiar mewah untuk perjalanan tiga hari dipimpin oleh miliarder renta Anne Bullmer (Lisa Loven Kongsli) dan suaminya, Richard (Guy Pearce). Lo diminta menulis artikel mengenai yayasan “penuh kebaikan” yang konon akan Anne dirikan sebelum ajal menjemputnya. Tapi begitu ia menapakkan kaki di kapal, cerita ini perlahan membuka wajah lain yang jauh lebih gelap dari yang ia bayangkan.

Kapal tersebut juga dihuni sejumlah penumpang dengan dinamika yang tak kalah menarik: Ben (David Ajala), fotografer sekaligus mantan situationship Lo; Heidi (Hannah Waddingham), gallerist kaya; suaminya yang merupakan dokter Anne (Art Malik); musisi Danny Tyler (Paul Kaye) dan pacarnya yang influencer (Kaya Scodelario); hingga sosialita Adam (Daniel Ings).

Lo secara tak sengaja masuk ke kabin dimana ia melihat seorang tamu perempuan yang tampak gelisah. Malamnya, sesuatu yang buruk terjadi, Lo mendengar suara gaduh dan melihat seseorang dilemparkan ke laut. Ia melaporkan kejadian tersebut tetapi seluruh kru dan penumpang menyangkal.

Lo menolak bungkam meski semua orang menganggapnya berhalusinasi, dan ia terus mengejar kebenaran meski risikonya adalah hidupnya sendiri.

Film ini sederhana, cepat, mudah dinikmati tanpa perlu berpikir terlalu keras. Lokasi yang terbatas bekerja cukup efektif. Tetapi ya ceritanya terasa terlalu rapi dan selain Keira Knightley, para pemeran lainnya tidak terlalu membekas setelah film usai. Semua memainkan perannya cukup tepat untuk mendukung cerita, tetapi tidak pernah melampaui batas itu. Semua bergerak rapi, teratur, dan mungkin terlalu aman.

Misterinya menarik, atmosfernya kuat, dan premisnya menggoda. Namun ketika sampai ke akar ceritanya, film ini lebih terasa sebagai perjalanan singkat yang menyenangkan daripada pengalaman thriller yang membuat napas terhenti, tidak benar-benar menegangkan.

Dari awal, film ini sudah punya modal kuat: kapal pesiar kecil dan mewah sebagai latar, atmosfer sempit yang membuat setiap jendela terasa seperti mata, dan tokoh utama yang tidak stabil sehingga penontonnya pun ikut ragu—apa benar ada seseorang yang dilempar ke laut? Atau semuanya hanya imajinasi seorang perempuan yang sedang berada di titik rapuh?

Sayangnya, film ini kadang terjebak dalam ritme yang tidak konsisten. Ketika ia seharusnya menggiring kita ke dalam ketegangan yang makin menumpuk, beberapa adegan malah terasa berulang dan terlalu eksplisit dalam memberi petunjuk. Suspense-nya masih bekerja, tetapi tidak sehalus yang diharapkan untuk thriller psikologis dengan setting semenarik ini.

Lo adalah karakter yang menarik: tidak sempurna, penuh luka, dan memiliki insting jurnalis yang keras kepala. Tapi film ini terkadang terlalu menonjolkan kelemahannya sehingga membuatnya terlihat lebih sebagai alat plot daripada manusia yang masuk akal. Kita bisa berempati, tapi juga bisa frustrasi—yang sayangnya bisa mengurangi keterlibatan emosional.

Namun kredit harus diberikan pada pemeran Lo, yang mampu membuat kita tetap terhubung meski karakternya sering terombang-ambing antara ketakutan dan kebingungan.

Twist dalam film ini bekerja… sampai titik tertentu. Ia mengejutkan, tetapi tidak benar-benar mengguncang. Mungkin karena film sudah terlalu banyak menunjukkan “tanda-tanda” sebelumnya. Alhasil, momen yang seharusnya menjadi pukulan besar justru terasa seperti checklist film thriller: misteri → kecurigaan → pengungkapan → pelarian → selesai.

Bukan berarti buruk, hanya tidak se-ikonik premisnya.

Film The Woman in Cabin 10 bisa kalian tonton di Netflix mulai 10 October 2025.

Sutradara : Simon Stone Penulis : Joe Shrapnel & Anna Waterhouse, Simon Stone, Ruth Ware (novel) Pemeran : Keira Knightley, Guy Pearce, David Ajala, Art Malik, Gugu Mbatha-Raw, Kaya Scodelario, David Morrissey, Daniel Ings, Hannah Waddingham, Gitte Witt, Christopher Rygh, Pippa Bennett-Warner, John MacMillan, Paul Kaye, Amanda Collin, Lisa Loven Kongsli

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this:
Verified by MonsterInsights