Setelah Longlegs dan The Monkey, Osgood Perkins kembali merilis film terbarunya berjudul Keeper. Sayangnya berbeda dengan kedua film sebelumnya, kali ini saya kurang bisa menikmati ceritanya.
Bukan berarti film ini buruk tetapi kesan yang saya dapatkan jauh berbeda bahkan dari film The Monkey. Ritmenya lambat dan penonton seakan terus diberikan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres tapi tanpa urgensi, seakan filmnya sendiri bingung apa masalah yang ingin disampaikan. Sehingga lama kelamaan saya berhenti peduli terdapat karakter-karakternya dan juga ceritanya, apapun yang menjadi endingnya.
Keeper dibuka dengan formula horror yang sangat familiar, pasangan Liz dan Malcolm merayakan anniversary hubungan mereka dengan berlibur ke kabin terpencil milik Malcolm, jauh dari hiruk pikuk kota. Tetapi mendadak Malcolm dipanggil bekerja di kota dan harus meninggalkan Liz sendirian. Keanehan demi keanehan pun mulai dialami Liz di kabin tersebut.

Saya tidak bisa menangkap sisi horror dari cerita ini, bahkan hingga ending, meskipun secara visual ada scene yang memang creepy. Walaupun Tatiana Maslany sudah berusaha memikat penonton tetapi dengan latar cerita yang kurang jelas dan seakan tidak mengarah kemana-mana, rasanya sia-sia. Kita seakan menunggu lama untuk sesuatu terjadi, secara berulang-ulang, tetapi bahkan ketika sudah terjadi pun, tetap tidak memberikan sebuah jawaban yang jelas.
Tidak ada alasan, tidak ada penjelasan, tidak ada latar belakang, tidak ada petunjuk, hingga nyaris tidak ada horror yang terasa. Film ini terlalu sederhana hingga rasanya nyaris kosong.
Padahal dengan dua film yang sudah dirilis sebelumnya, saya memiliki ekspektasi bahwa setidaknya film ini akan membawa sesuatu yang bisa dinikmati.
Sutradara : Osgood Perkins Penulis : Nick Lepard Pemeran : Tatiana Maslany, Rossif Sutherland, Birkett Turton
