Film ini terasa seperti berusaha memasukkan beberapa genre sekaligus ke dalam satu cerita. Secara konsep mungkin ide itu terasa berbeda bahkan mungkin menjanjikan tetapi secara visual, saya justru tidak merasa ada satu hal yang benar-benar mengesankan.
Film ini mengikuti Rebecca Owens, seorang mortician baru yang sedang berjuang untuk pulih dari kecanduan alkohol dan trauma masa lalunya. Ia baru memulai lembaran baru dengan bekerja di rumah duka River Fields dibawah bimbingan Raymond, yang tampak misterius.
Yang menarik adalah Rebecca bukanlah karakter yang mudah takut. Justru sebaliknya, dia merasa lebih nyaman berada di ruangan sepi, hanya dikelilingi tubuh-tubuh tak bernyawa, dibandingkan dengan manusia hidup.
Ia bekerja dengan tenang, bahkan membuat “obrolan” kecil seakan yang ia hadapi adalah manusia hidup. Tetapi ketika Rebecca ditugaskan untuk melakukan proses pengawetan jenazah sendiri secara tiba-tiba, sesuatu yang aneh mulai terjadi. Gangguan-gangguan yang tidak bisa dijelaskan, apakah benar-benar terjadi ataukah hanya halusinasi?

Sebenarnya film ini dibuka dengan cukup kuat, atmosfer dan misterinya langsung mengena. Tapi kemudian arah ceritanya mulai berubah. Mulai banyak pengulangan pola, muncul, mengganggu, lalu menghilang. Hingga rasa takut dan penasaran itu perlahan berubah menjadi tanda tanya.
Karakter Rebecca yang diperankan oleh Willa Holland membawakan emosi, ketegangan dan kerapuhan yang terasa nyata. Sayangnya ceritanya sendiri seakan tidak tahu mau mengarah kemana. Bahkan hingga akhir saya masih merasa bingung dengan jalan ceritanya.
Padahal premis awalnya sudah cukup menarik, dan didukung pula dengan karakter yang kuat. Tetapi ada sesuatu yang seakan tidak menghubungkan setiap elemen dalam cerita, hingga yang saya rasakan hanyalah kekosongan. Saya tidak membawa apa-apa hingga ke penghujung film.
Sutradara : Jeremiah Kipp Penulis : Tracee Beebe, Brian Clarke Pemeran : Willa Holland, Paul Sparks, John Adams
