Skip to content

Horror | Genre +

The Twin (2024) – movie review

Film ini bermain di ruang-ruang gelap yang menyembunyikan trauma, dan keluarga yang perlahan retak. The Twin berusaha menggambarkan bagaimana rasa bersalah dapat tumbuh menjadi sosok yang jauh lebih menakutkan dari apapun yang bisa dilihat mata. Film ini langsung dibuka dengan… Read More »The Twin (2024) – movie review

28 Years Later (2025) – movie review

Setelah dua dekade lebih sejak 28 Days Later (2002) memukau penonton dengan visinya yang kelam dan menegangkan tentang dunia pasca-virus, 28 Years Later muncul membawa beban besar: bagaimana menghidupkan kembali mimpi buruk yang sudah begitu ikonik, tanpa mengulang klise lama?… Read More »28 Years Later (2025) – movie review

M3GAN 2.0 (2025) – movie review

Dua tahun setelah M3GAN “dimatikan”, dunia dalam M3GAN 2.0 terlihat jauh lebih tenang. Terlalu tenang. Seolah semua orang sepakat melupakan satu fakta penting: kita pernah menciptakan boneka AI yang bukan cuma bisa belajar, tapi juga memutuskan siapa yang pantas hidup.… Read More »M3GAN 2.0 (2025) – movie review

Fear Below (2025) – movie review

Siapa bilang film hiu hanya bisa tampil modern? Fear Below, film terbaru asal Australia, menantang pakem itu dengan menyajikan kisah bertahan hidup yang tidak biasa—berlatar pasca-Perang Dunia II, di sungai yang tenang namun mematikan. Diarahkan oleh sutradara Matthew Holmes, film… Read More »Fear Below (2025) – movie review

Dangerous Animals (2025) – movie review

Film ini memang tampak seperti B-movie, tetapi sebenarnya dirakit oleh seseorang yang tahu benar bagaimana memadukan atmosfer, tensi psikologis, dan kekerasan. Byrne memulai film ini dengan brutal, sepasang turis tidak sengaja masuk ke dalam “bisnis” gelap milik Tucker (Jai Courtney),… Read More »Dangerous Animals (2025) – movie review

Eye for An Eye (2025) – movie review

Film Eye for an Eye ini diadaptasi dari novel Mr. Sandman karya Elisa Victoria dan jujur saja awalnya saya tidak terlalu bersemangat untuk menontonnya. Tetapi setelah mulai menontonnya, saya justru terbawa alur ceritanya hingga akhir. Film ini dibuka dengan pengantar… Read More »Eye for An Eye (2025) – movie review

Attack 13 (2025) – movie review

Attack 13 bukan sekadar film horor remaja tentang teror yang datang tiba-tiba. Di balik judulnya yang terdengar seperti serangan fisik, film ini justru lebih tertarik membedah satu jenis kekerasan yang sering dianggap sepele: bullying yang dibiarkan tumbuh sampai menjadi monster.… Read More »Attack 13 (2025) – movie review

The Other (2025) – movie review

Disutradarai oleh Paul Etheredge, film ini bergerak pelan—menyusup ke ruang paling rapuh dalam keluarga, sebelum perlahan mengupas lapisan kenyamanan itu dan menunjukkan sesuatu yang jauh lebih gelap dari sekadar hantu. Ceritanya berpusat pada pasangan Robin dan Daniel yang mengadopsi Kathelia,… Read More »The Other (2025) – movie review

Bring Her Back (2025) – movie review

Setelah sukses besar lewat film Talk to Me, duo kembar Danny dan Michael Philippou kembali dengan film horor terbaru mereka, Bring Her Back, yang mempertegas gaya khas mereka: horor intim, emosional, dan penuh energi muda. Tapi kali ini, mereka menggali… Read More »Bring Her Back (2025) – movie review

The Ritual (2025) – movie review

Film “Ritual” mungkin akan menarik perhatian sebagai film horor yang dibintangi oleh Al Pacino, namun sayangnya, ia kurang berhasil memberikan pengalaman sinematik yang mendalam dan berkesan. Berangkat dari kisah nyata kasus kerasukan Emma Schmidt yang terkenal di tahun 1928, dan… Read More »The Ritual (2025) – movie review

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
%d bloggers like this:
Verified by MonsterInsights